
Shorinji Kempo Ilmu Bela Diri Berasal Dari Jepang
Shorinji Kempo Sebuah Pelatihan Suatu Ilmu Bela Diri Yang Berasal Dari Negara Jepang Dan Sangat Populer Di Indonesia. Kempo seringkali di gunakan sebagai istilah umum untuk seni bela diri tradisional Jepang atau Cina. Seni bela diri ini melibatkan teknik pukulan, tendangan, kuncian, dan penggunaan senjata. Beberapa variasi dari seni bela diri ini melibatkan gerakan yang bersifat formal dan ritual. Di Jepang kempo dapat merujuk kepada seni bela diri tradisional yang melibatkan pukulan dan tendangan, seperti Kenpo atau Kempo Karate. Setiap aliran memiliki teknik khas dan pendekatan tersendiri terhadap pelatihan. Pada negara Cina istilah kempo juga kung fu atau gongfu mencakup berbagai gaya seni bela diri tradisional seperti Kung Fu. Kung Fu mencakup berbagai disiplin seperti Tai Chi, Wing Chun, Shaolin Kung Fu, dan lainnya.
Kadang-kadang istilah kempo di gunakan untuk merujuk kepada sistem seni bela diri yang mencampurkan berbagai teknik dari tradisi yang berbeda, menciptakan suatu pendekatan yang lebih modern. Ini dapat melibatkan gabungan teknik pukulan, tendangan, kuncian, dan penggunaan senjata. Di luar konteks seni bela diri istilah kempo juga dapat di gunakan secara lebih umum untuk merujuk kepada disiplin atau keterampilan dalam berbagai bidang, seperti bisnis atau seni. Shorinji Kempo adalah sebuah seni bela diri Jepang yang mencakup unsur-unsur pukulan, tendangan, kuncian, dan latihan pernapasan. Sistem ini juga mengajarkan nilai-nilai moral dan filosofi yang kuat. Pelatihan tersebut di dirikan oleh Doshin So pada tahun 1947 di Jepang. Nama Shorinji berasal dari biara Buddha Shaolin Shorinji di ucapkan Shaolin dalam bahasa Mandarin sementara Kempo berarti jalan bela diri dalam bahasa Jepang.
Sejarah Awal Mengenai Shorinji Kempo
Shorinji Kempo memiliki sejarah yang berakar pada visi Doshin So, seorang pendiri yang menggabungkan unsur-unsur seni bela diri tradisional Jepang dengan nilai-nilai moral dan filosofi. Maka dengan ini kami akan berikan kepada anda Sejarah Awal Mengenai Shorinji Kempo tersebut. Ilmu kepelatihan ini di dirikan oleh Doshin So (1911-1980) seorang biksu Buddha Zen yang juga memiliki latar belakang dalam seni bela. Ia mendirikan Shorinji Kempo pada tahun 1947 di kota Tadotsu, Prefektur Kagawa Jepang. Nama Shorinji di ambil dari biara Buddha Shaolin yang terkenal karena seni pelatihan tersebut. Doshin So membentuk pelatihan ini dengan keyakinan bahwa seni bela diri seharusnya tidak hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang pengembangan moral dan spiritual. Filosofi dasarnya mencakup konsep Kongo Zen yang menekankan prinsip-prinsip seperti keadilan, kasih sayang, keberanian, dan pengabdian pada kesejahteraan masyarakat.
Kemudian pada tahun 1948 Doshin So mendirikan organisasi Shorinji Kempo yang di sebut Kongo Zen Sohonzan Shorinji. Organisasi ini sudah terbentuk dengan tujuan untuk mempromosikan seni pelatihan, nilai-nilai moral, dan kontribusi positif pada masyarakat. Pelatihan ini berkembang pesat dan mendapatkan popularitas di Jepang dan luar negeri. Lalu tahun 1955, Doshin So mengirimkan instruktur Shorinji Kempo ke luar negeri untuk memperkenalkan seni bela diri ini ke dunia internasional. Sejak itu, Shorinji Kempo telah menjadi populer di banyak negara, dengan organisasi-organisasi resmi di seluruh dunia. Doshin So meninggal pada tahun 1980 namun warisan dan visinya tetap hidup melalui praktik atau ajaran ilmu tersebut. Organisasi sekarang ini terus berkembang di seluruh dunia, dan latihan seni bela diri ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya.